I FORGOT YOU (Bagian 1)

 I FORGOT YOU

Bagian 1

Kringggg…..

Suara alarm yang membuatku bangun dan langsung menghentikan alarm handphoneku yang berdering. Aku berniat untuk melajutkan tidurku beberapa menit lagi. Tapi aku merasakan hal yang aneh dengan handphoneku, melihat wallpapernya sepertinya bukan yang biasanya. Aku memastikan dan membuka lebar mataku.

“Yak.. Kau siapa?” (seorang laki-laki duduk di depanku sambal membaca buku)

“aku? Kau tak mengenalku?”

“Sepenting itu kah kau? Eomma … ada penyusup, ada laki-laki aneh di kamarku” (berteriak agar didengar)

“Masa kamu tidak mengenalnya, itu kan pacarmu” jawab ibuku.

Laki-laki itu pun menggelengkan kepalanya dan menaikan alisnya ke arahku.

“Cepatlah bersiap-siap untuk pergi ke sekolah, jangan sampai terlambat” teriak ibuku.

“Cepatlah, kau harus bersiap-siap” ucap laki-laki itu.

“Aku tak mengenalnya, siapa dia? Dari mana asalnya? Kenapa bisa dia pacarku? Apa yang kulewatkan?” Dalam pikiranku sembari melihat laki-laki itu dengan sinis.

“Maaf itu yang kau bawa handphoneku” ucap laki-laki tersebut.

“Apa? Jadi alarm tadi? Itu handphonemu, lalu handphoneku mana?”

“Ini” melemparkan handphonemu.

“Ya… kau mau ganti rugi jika ini rusak”

Sembari bersiap di kamar mandi aku masih berpikir siapa dia, Namanya saja aku tidak tau kenapa bisa dia menjadi pacarku. Apa sebenarnya yang terjadi?. Akhirnya selesai bersiap untuk pergi ke sekolah, pria itu ikut sarapan bersama keluargaku. Aku masih memikirkan siapa dia, aku memperhatikan dia dari ujung kepala sampai ujung kaki, semua yang dia pakai bermerek dan aku memperhatikan wajahnya yang cukup familiar.

“Ayo kita berangkat, ini kita sudah akan terlambat” menarik tanganku

“A…”

“Eomma, appa kita berangkat dulu ya” ujar laki-laki tersebut.

“Iyaa, hati-hati ya” jawab ayahku.

“Eomma?Appa? Kenapa dia memanggil orang tuaku seolah dia sudah dekat” ujarku di dalam hati

Sambil berjalan ke arah sekolah, aku tetap masih memikirkan SIAPA DIA? Kenapa dia bersamaku?. Aku berfikir lagi pasti dia berasal dari orang kaya, karena barang-barangnya yang bermerek. Sampainya di gerbang sekolah, banyak orang yang memperhatikan ke arah pria yang sedang bersamaku ini.

“Dia ya, murid pindahan dari luar negri itu. Tampan sekali”

“Sepertinya iya, aku belum pernah melihatnya di sekolah kita”

Hampir semua murid yang masuk membicarakan pria yang bersamaku ini. tetapi pikiranku selalu memikirkan “sepertinya aku pernah melihatnya disuatu tempat, tapi dimana?”. Aku sangat kebingungan.

“Heii… yena” Teriak Hendery kepadaku.

Aku melambaikan tangan ke Hendery, dan menghampirinya yang berjalan di depanku.

“Kenapa wajahmu begitu aneh di hari yang cerah ini? Apa kau kurang tidur?” Tanya Hendery.

“Apa sejelas itu. Aku tidak kurang tidur, aku hanya merasa ada yang aneh saja”

“Sudahlah jangan berpikiran yang aneh-aneh, ayo masuk”

Akupun menoleh melihat laki-laki tadi itu lagi, tapi dia sudah tidak terlihat.

Saatnya kelas pertama dimulai, wali kelas hari ini masuk dan diikuti laki-laki yang bersamaku tadi.

“Eii yena, kau tau itu murid yang jadi perbincangan sekolah beberapa hari ini. Btw dia dari korsel LUAR NEGRI loh” ujar Hendery

Aku melamun dan berpikir kenapa dia berasal dari rumahku.

“Ye, dia tampan seperti gosip-gosip murid lain” lanjut Rara.

“Ra, kamu juga tau gossip nya?”

“Oh iya aku lupa, kamu kan kehilangan handphone beberapa hari yang lalu, berita ini hangat di web sekolah loh”

“Wah wah, aku ketinggalan semua itu”

“Jadi kamu sudah membeli handphone yang baru kan?”

“Hmm”

“Baiklah bapak hari ini akan memperkenalkan murid pindahan” teriak pak Yuto

Semua murid kelasku ribut

“Hey hey semua tenang, biarkan dia memperkenalkan dirinya”

“Hai semua, nama saya Hyuk Lee. Sekian terima kasih”  

“Hanya itu?” Tanya pak Yuto

“Iya pak”

“Ada yang mau bertanya kepada hyuk?”

“Asal? apakah dia dari planet lain?” Tanya Reza

“Kamu ada-ada saja, dia berasal dari korea selatan”

“Saya pikir dia berasal dari luar bumi pak, soalnya wajahnya sangat kecil”

“Sudah bercandanya, karena ini hari pertama kalian di kelas 11. Kalian boleh menyesuaikan diri dulu dengan teman-teman kalian. Bapak tinggal dulu, nanti kita bertemu jam pelajaran selajutnya. lee silakan duduk di sebelah Reza”

Ini adalah hari pertama kami masuk sekolah dikelas 11. Seperti biasa untuk saling menganal sekolah kami selalu memberikan waktu pertama untuk siswanya saling bercengkrama.

Sebelumnya perkelakan namaku adalah Yena hanwang, jujur aku sama sekali tidak tau arti namaku ini. Ibuku memberikan sentuhan nama han dan wang karena ia sangat menyukai drama korea dan music korea atau kpop, sedangkan ayahku hanya mengikuti apa yang ibuku sukai, mereka sering begadang hanya untuk menonton drama korea. Aku adalah anak pertama dari dua bersaudara, aku memiliki saudara laki-laki yang berbeda 2 tahun, ia bernama minhyun hanwang, Namanya diambil dari idola ibuku dan benar saja minhyun mirip dengan orang korea. Aku sebenarnya bukan kpopers seperti ibuku, tetapi terkadang aku mengikuti juga.

Rara adalah temanku dari pertama masuk di SMA ini, dia seorang kpopers. Saat pertama kali aku mengajaknya ke rumah dia malah sibuk dengan ibuku masalah koreaan. Jadi Rara sangat nyambung dengan ibuku. Sedangkan hendery adalah temanku dari SMP dia berasal dari SMP yang sama denganku, hendery sangat baik dan perhatian kepadaku tapi bukan berarti hendery suka kepadaku, alasannya adalah dia masih satu komplek denganku dan keluarga kami dekat.

“Aku masih penasaran soal Lee Hyuk, aku harus bertanya kepada eomma” ujarku dalam hati.

Banyak sekali siswi kelasku yang mendatangi lee hyuk ke mejanya, sambil mengagumi wajah lee hyuk, termasuk Rara. Tiba-tiba Rara datang dan berbisik kepadaku

“Ye, ini analisisku. Lee hyuk mirip Taehyung BTS”

“Ra, kamu tidak demamkan, coba pikirkan baik-baik dari mana dia mirip Taehyung?”

“Kau harus mendengarkan aku dulu, dia mirip Taehyung BTS tapi sedikit sentuhan juyeon The boyz”

“terserah kamu saja ra, aku pusing” dan langsung mejatuhkan kepala ke meja.

Tiba-tiba Rara menggoyangkan tubuhku dan mengatakan

“Ye, ada Heje”

“Heje? Mana-mana?”

“itu” menunjuk ke Lorong depan kelas.

Komentar