Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2021

I FORGOT YOU (Bagian 3)

  Bagian 3 “Yena!! Ada Heje datang” teriak ibuku dari lantai satu. “Yena?” panggil Heje yang berjalan naik ke lantai dua. “Heje? Bagaimana ini? Kau harus sembunyi” Aku pun menyembunyikan Hyuk di ruang bawah Kasur.             “Huft”             “Yennnaaa, kamu lagi apa?”             “Aaa… main game”             “Tapi kenapa berkeringat”             “Ohh… Kamu ada apa ke rumah?”             “Ini oleh-oleh dari Hani (kakak perempuan Heje)”             “Woaahh, Thankyou thankyou. Sampaikan terima kasih kepada Kak Hani”           ...

I FORGOT YOU (Bagian 2)

  Bagian 2 Tiba-tiba Rara menggoyangkan tubuhku dan mengatakan “Ye, ada Heje” “Heje? Mana-mana?” “itu” menunjuk ke Lorong depan kelas. Aku langsung teringat sesuatu dan langsung lari menuju Heje.             “Heje…”             “Oh, Yena. Kenapa tadi pagi kamu tidak ke rumahku?”             “Maaf, tadi aku lupa. Aku lupa kita sudah janji untuk berangkat bersama”             “Kamu kepikiran apa sampai lupa, padahal itu sudah seperti kebiasaanmu, hehehe”             “Entahlah”             “Dari pada pusing, kantin aja” sambil merangkulku. Heje ini adalah teman sekaligus sahabatku semenjak TK, rumahku dan dia hanya berjarak lima rumah. O...

I FORGOT YOU (Bagian 1)

  I FORGOT YOU Bagian 1 Kringggg….. Suara alarm yang membuatku bangun dan langsung menghentikan alarm handphoneku yang berdering. Aku berniat untuk melajutkan tidurku beberapa menit lagi. Tapi aku merasakan hal yang aneh dengan handphoneku, melihat wallpapernya sepertinya bukan yang biasanya. Aku memastikan dan membuka lebar mataku. “Yak.. Kau siapa?” (seorang laki-laki duduk di depanku sambal membaca buku) “aku? Kau tak mengenalku?” “Sepenting itu kah kau? Eomma … ada penyusup, ada laki-laki aneh di kamarku” (berteriak agar didengar) “Masa kamu tidak mengenalnya, itu kan pacarmu” jawab ibuku. Laki-laki itu pun menggelengkan kepalanya dan menaikan alisnya ke arahku. “Cepatlah bersiap-siap untuk pergi ke sekolah, jangan sampai terlambat” teriak ibuku. “Cepatlah, kau harus bersiap-siap” ucap laki-laki itu. “Aku tak mengenalnya, siapa dia? Dari mana asalnya? Kenapa bisa dia pacarku? Apa yang kulewatkan?” Dalam pikiranku sembari melihat laki-laki itu dengan sinis. ...